DAFTAR PUSTAKA, TOPIK, TUJUAN, TESIS, DAN KERANGKA KARANGAN
Apa itu daftar pustaka?
•Adalah semua sumber yang menjadi rujukan seorang penulis dalam kegiatan menulis sebuah karya ilmiah yang dihimpun dalam sebuah daftar yang lazim.
Fungsi daftar pustaka
- Membantu pembaca mengetahui ruang lingkup studi penulis,
- Memberikan petunjuk kepada pembaca yang ingin mengetahui lebih dalam mengenai tulisan yang dibaca dan hubungan dengan tulisan lain yang berkaitan,
- Membantu pembaca memilih referensi sesuai bidang studi,
- Sebagai bentuk keterbukaan dan kejujuran penulis mengenai sumber yang digunakan
- Baris pertama dimulai pada puas atau margin sebelah kiri, baris kedua dan selanjutnya dimulai dengan 3-5 ketukan ke dalam
- Jarak antar baris 1 spasi
- Jarak antar sumber 1.5 atau 2 spasi
- Diurutkan berdasarkan abjad huruf pertama nama keluarga penulis
- Untuk nama penulis, penulisan dalam daftar pustaka berbeda dengan dalam catatan kaki.
- Pada catatan kaki, nama penulis tidak dibalik
- Pada daftar pustaka nama penulis dibalik dengan mendahulukan nama belakang
- Unsur-unsur yang harus ada dalam sebuah daftar pustaka yaitu nama penulis, tahun terbitan, judul sumber, data publikasi.
Contoh format MLA:
. Caine, Donald B. Batas Nalar. Jakarta: Kepustakaan Populer Gramedia, 2005.
Contoh format APA:
Caine, Donald B. (2005). Nalar Batas. Jakarta: Kepustakaan Populer Gramedia.
TOPIK
Topik adalah pokok masalah yang akan dibahas dalam karangan ilmiah berdasarkan penguasaan permasalahan.
Topik tidak sama dengan judul.
Topik harus pertama ditentukan oleh penulis.
Judul paling akhir karena hanya kepala karangan.
Dalam memilih topik perlu dipertimbangkan beberapa hal, yaitu:
- Harus menarik perhatian penulis,
- Diketahui dan dikuasai oleh penulis,
- Harus sempit dan terbatas,
- Untuk penulis pemula hindari topik yang kontroversi dan baru.
TUJUAN
Tujuan adalah sasaran yang hendak dicapai penulis berdasarkan topik sehingga tujuan itu mempersempit atau membatasi topik.
Tujuan dari topik adalah sasaran yang akan dicapai penulis berdasarkan topiknya agar tidak menyimpang dari permasalahan.
TESIS
Tesis dalam penulisan karangan ilmiah merupakan langkah awal penulisan yang dibentuk berdasarkan topik dan tujuan yang sudah diketahui sebelumnya.
KERANGKA KARANGAN
Tahapan penyusunan kerangka karangan:
- Tidak mengolah ide sampai dua kali
- Menciptakan klimaks yang berbeda setiap bab sehingga ada variasi
- Mengingatkan penulis pada bahan atau materi sebagai sumber rujukan dan bahan
- Membaca ulang karangan yang sudah selesai
- Dapat dilihat dengan jelas wujud, ide, nilai umum dan spesifikasi karangan
- Perumusan tesis dan pengungkapan maksud dengan jelas dan benar
- Penginventarisan topik kedalam sub topik secara maksimal
- Pengevaluasian semua topik yang telah dirinci
- Penetapan pola susun dagangan yang tepat, pola alamiah atau pola logis
- Sadarilah ragangan tidak sekali buat
- Ragangan(kerangka karangan)ini sebagai pedoman penyusunan daftar isi karangan
- Tesis sudah jelas dan benar
- Data primer dan sekunder sudah terkumpul, dibaca, dan dikutip dalam catatan
- Tiap unit dalam kerangka karangan mempunyai satu gagasan
- Pokok kerangka karangan disusun secara logis
- Pilihlah pola kerangka karangan yang diterapkan
- Pola logis yang digunakan
- Pasangan simbol disusun secara taat asas dengan menggunakan sistem lekuk, lurus, dan gabungan.
Komentar
Posting Komentar