Kematian Itu Dekat


Kematian itu Sudah Dekat, sahabat?


Setiap yang bernyawa itu pasti akan merasakan kematian (QS.3:185). Dan sakarat kematian pasti akan tiba dengan benar, yang setiap manusia akan berlari darinya (QS.50:19).


Saat itu (saat sakaratul maut), manusia akan didatangi para malaikat berwajah putih bersinar sebanyak mata memandang.

 Mereka membawa parfum surgawi yang harum mewangi dengan kain kafan yang lembut sangat terambil dari Surga. Lalu, majulah malakul maut mendekat ke posisi kepalanya. 

Dengan penuh kelembutan, malakul maut berkata: "Wahai ruh yang baik, ayo keluar menuju ampunan Allah dan keridloanNya". Maka keluarlah ruh yang baik ini dengan pelan, disertai penuh kenyamanan  dan kesenangan. Lalu para malaikat yang datang tadi memakainnya kain kafan dan parfum tadi sehingga ruh tadi keluar dengan wangi yang paling harum. 

Lalu mereka membawanya ke tujuh lapis langit sampai langit teratas dimana Arsy Allah berada. Setiap penghuni  (para malaikat) di setiap lapisan langit, mencium harum wanginya ruh yang baik tadi, dan menanyakan kepada malaikat yang mengirinya dengan pertanyaan "Kalian membawa ruh siapa yang baik ini?". Malaikat pengantar ruh ini menjelaskan bahwa dia adalah ruh fulan bin fulan, sambil menyebutkan nama atau panggilan terbaiknya ketika di dunia. 

Di Langit ketujuh, Allah menyampaikan titahNya kepada malaikat: Wahai malaikat, letakkanlah catatan hambaKu ini di "'illiyyiin", dan kembalikan ia ke bumi, karena dari bumi Aku menciptakannya, di bumi Aku akan mengembalikannya, dan pada waktu yang lain Aku akan mengeluarkannya dari bumi". Lalu, ruh itu dibawa kembali ke bumi. Setelah di bumi, dua malaikat mendatanginya dan mendudukannya, lalu mereka memberikan soal-soal yang harus dijawab saat itu juga secara langsung (tidak dijawab secara tertulis atau secara online). "Apa agamamu?", ruh yang baik itu menjawab: "agamaku Islam". Soal kedua, "Siapakah yang diutus kepada kalian?". Ia menjawab: "Rasulullah". Soal ketiga, "Apa yang disampaikan olehnya?". Ia menjawab: " Ia menyampaikan Al-Quran, aku membacanya karena aku mengimani dan membenarkan isi dan ajarannya". 

Lalu ada seruan dari langit, "hambaKu telah benar (menjawab soal-soal), bentangkanlah untuknya hamparan dari Surga, berikanlah pakaian dari Surga dan bukakanlah pintu Surga".


Sahabat, gambaran di atas adalah gambaran kisah perjalanan seorang hamba yang beriman sejak sakaratul maut hingga pertanyaan kubur yang bersumber dari hadis Nabi saw yang diterima oleh Al-Barra bin 'Ajib. 


Masyaa Allah, bocoran soal-soal alam kubur sudah diberikan, kita tinggal menghapalkannya. Menghapal soal dan jawaban alam kubur itu caranya dengan mengimani Allah sebagai satu-satunya rabb dan ilah, mengimani Muhammad sebagai rasul Allah yang terakhir dengan membawa risalah Allah, mengimani Kitab Suci terakhir yang terpelihara keasliannya dengan mengamalkan isi dan ajarannya. Sucikan ruh dengan iman dan tauhid serta bersihkan dari segala kekotoran hati dan segala dosa.

Semoga kita semua menjadi insan yang memiliki ruh-ruh suci.

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

REINKARNASI ALGAR ( ALUN-ALUN GARUT )

BIODATA

Sebuah Pepatah